Seiring berjalannya waktu, umur saya sudah hampir memasuki 21 tahun.
DI umur yang semakin dewasa saya mencoba bertannya satu hal kepada ayah? Yang saya tanyakan? apa bisikan dan harapan ayah sewaktu saya lahir?
ayah : sewaktu kamu lahir saya pernah bisikin sesuatu ?
saya : apa ?
ayah : wahai anakku saat kamu dewasa nanti dan mulai mengerti arti hidup, maka jadilah engkau anak yang rendha hati, berhati mulia, berpikiran jernih dan taat agama ?
saya : lalu saya menjawab, kenapa ayah tidak punya harapan agara saya bisa jadi profesor atau presiden?
ayah : "ayah menjawab dengan tersenyum " karna ayah tau, saat kamu lahir dan tumbuh dewasa ayah hanya seorang, orang tua yang bekerja sebagai pedagang biasa, sehingga ayah takut punya harapan lebih untuk hidupmu, karena untuk hidup layak pun kita jauh dari kata mampu?
saya makin tersenyum, karena ayah telah beri saya satu pelajaran berharga, bahwa harapan dan kemampuan untuk hidup itu harus sesuai dengan kenaytaan !
Buat lo yang baca, gua harap lo dapetin satu pelajaran, karena harapan dan keinginan itu harus sesuai dengan kenayataan, jangan pernah lo punya mimpi dan harapan melebihi kenyataan hidup lo.. karena itu bakal nyakitin banget saat lo ngak mampu buat dapetin apa yang lo harepin.
Hidup dan berharap dengan kata. "apa adanya" itu lebih baik, karena belajar dari kesederhanan semua orang bisa jadi manusia yang lebih baik.
DI umur yang semakin dewasa saya mencoba bertannya satu hal kepada ayah? Yang saya tanyakan? apa bisikan dan harapan ayah sewaktu saya lahir?
ayah : sewaktu kamu lahir saya pernah bisikin sesuatu ?
saya : apa ?
ayah : wahai anakku saat kamu dewasa nanti dan mulai mengerti arti hidup, maka jadilah engkau anak yang rendha hati, berhati mulia, berpikiran jernih dan taat agama ?
saya : lalu saya menjawab, kenapa ayah tidak punya harapan agara saya bisa jadi profesor atau presiden?
ayah : "ayah menjawab dengan tersenyum " karna ayah tau, saat kamu lahir dan tumbuh dewasa ayah hanya seorang, orang tua yang bekerja sebagai pedagang biasa, sehingga ayah takut punya harapan lebih untuk hidupmu, karena untuk hidup layak pun kita jauh dari kata mampu?
saya makin tersenyum, karena ayah telah beri saya satu pelajaran berharga, bahwa harapan dan kemampuan untuk hidup itu harus sesuai dengan kenaytaan !
Buat lo yang baca, gua harap lo dapetin satu pelajaran, karena harapan dan keinginan itu harus sesuai dengan kenayataan, jangan pernah lo punya mimpi dan harapan melebihi kenyataan hidup lo.. karena itu bakal nyakitin banget saat lo ngak mampu buat dapetin apa yang lo harepin.
Hidup dan berharap dengan kata. "apa adanya" itu lebih baik, karena belajar dari kesederhanan semua orang bisa jadi manusia yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar