
ARAH : Kehidupan berlalu begitu cepat, hingga tak semua kisah dalam detik dan menit itu mampu kita ingat.
Perjalanan hidup menuntun kita ke dua arah yang berbeda , dimana ada gelap ada cahaya,
di saat hitam melekat putih mendekap, di saat keburukan berperan kebaikan meluluhkan.
Ada dimana waktu di saat kedua arah itu jadi bagian tersendiri dalam ukiran perjalanan kehidupan, arah itu hadir dalam diskusi yang penuh keheningan, arah itu menangis dalam kebahagian, arah itu menyesali apa yang ia yakini dan arah itu menuju ribuan persimpangan...
Lalu Arah Berbisik : disisi kananmu cahaya putih penuh kebaikan disisi kirimu kegelapan hitam dan keburukan.
Dalam hidup tak ada pilihan yang benar-benar bisa dimengerti, karena dalam hitam gelap keburukan itu menjanjikan tetesan keceriaan bagi mereka yang menangis dalam keheningan,
namun apa yang salah dalam cahaya putih penuh kebaikan, seakan ada yang menyesali kalo tangisan itu untuk kebahagian dan penyesalan itu untk keyakinan.
Dalam kehidupan arah tak pernah salah, arah di ciptakan agar kita mampu mengingat dan memilih arah kita sendiri sehingga ini menunjukkan kepribadian dan perbedaan yang kita miliki, Arah adalah kuasa tuhan.. tuhanlah yang menciptakan arah dan rah tak penah bisa menciptakan arah..
dengan sebuah arahlah ALLAH mengukur seberapa besar kadar kebaikan dan keburukan yang kita miliki.
Timbul pertanyaan kenapa ada Arah dan Dimana Arah Itu Berakhir ?
Lalu arah menjawab ; aku ada karna akulah sisi yang hadir dan menuntunmu untuk sebuah pilihan dalam kehidupanmu, akulah ukiran yang menjadi cermin sehingga kamu tau seperti apa dirimu dan dengan adanya arah (aku) kamu mengarah.
Dimana Aku berakhir ? Lalu arah menjawab .. aku berakhir di keabadian dan itu di sisi tuhanmu,
ia ciptakan tempat bepulangmu Surga dan Neraka sehingga aku ada dan di antara Surga dan Neraka itu aku berakhir dan karena Surga dan Neraka itu aku ada !!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar